Tampilkan postingan dengan label Inovasi IT. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Inovasi IT. Tampilkan semua postingan

Jumat, 23 Desember 2016

Mesin Virtual Windows 10

Pada Desember 2016 Microsoft merilis Windows untuk edisi pengembangan mesin virtual

Pada Bulan Desember 2016 Microsoft resmi merilis Windows untuk edisi pengembangan mesin virtual yang terdapat di Windows Dev. Center. Dengan Coding yang cepat bersama Mesin Virtual disiapkan Untuk Membangun Windows 10. VM memiliki versi terbaru dari WIndows, alat pengembang, SDK dan sampel siap untuk bekerja. VS berasal dari Hyper-V, Parallels Virtual Box dan edisi VMWare  yang akan berakhir pada 08 April 2017.
Anda bisa melihat evaluasi VM berikut ini yang berisi:

Evaluasi untuk Windwos 10 Enterprise pada versi 1607
Update 3 Visual Studio 2015 komunitas terdapat di Build 14.0.25425.01
Jendela Pengembang SDK dan Tools terdapat di Built 14393
Microsoft Azura SDK untuk Net terdapat di Build 2.9.6
Jendela Bridge untuk iOS terdapat di 0.2.161107
Jendela UWP Updae November 2016
Jendela Bridge untuk contoh iOS
Bash pada Ubuntu pada Windows

Berlisensi VM berisi:

Windows 10 Pro, Versi 1607
Visual Studio 2015 Komunitas Update 3 (Build 14.0.25425.01)
Jendela pengembang SDK dan alat-alat (Build 14393)
Microsoft Azure SDK untuk NET (Build 2.9.6)
Jendela Bridge untuk iOS (0.2.161107)
Sampel jendela UWP (November 2016 Update)
Jendela Bridge untuk sampel iOS
Bash pada Ubuntu pada Windows

Microsoft juga menawarkan versi non evaluasi tetapi anda akan membutuhkan Key Windows 10 Pro untuk mengaktifkannya. Microsoft juga memungkinkan anda untuk berputar ke atas mesin-mesin virtual di Azura dengan perkakas pengembanga Windows pada saat Windows diinstall.


Nah demikian dulu untuk Informasi Mesin Virtual Windows 10. Lain kali akan saya ditambahkan dengan artikel-artikel menarik lainnya, atau jika anda ingi artikel anda diterbitkan di blog Share Tikom saya ini, Anda bisa mengisi formulir dengan cara Click Kirim Artikel.

Tidak hanya itu kami juga berusaha memahami kekurangan blog Share Tikom saya yang belum mampu menyediakan Artikel-artikel yang tidak anda temukan dengan menyediakan link Request Artikel dengan begitu Saya setidaknya mampu mengobati kekecewaan Anda karena tidak menemukan Artikel yang Anda butuhkan di blog Share Tikom yang sederhana ini.


Jika Anda ingin diskusi lebih lanjut seputar Perkembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi saya telah menyediakan Forumnya dengan cara bergabung di Forum agar kita sama-sama mendapatkan manfaat terhadap perkembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi.

So Nanti saya akan lanjutkan lagi dengan berbagai macam artikel-artikel Up To Date yang tidak kalah menarik untuk menambah informasi Anda.

Sebelum anda memutuskan untuk menutup artikel Mesin Virtual Windows 10 di blog ini, silahkan berikan masukannya di kolom komentar ya!!! Jika anda merasa artikel ini bermanfaat, jangan lupa untuk klik tombol share di bawah ini agar semua orang tahu.

Kamis, 22 Desember 2016

Teknologi Google WebVR API terbaru untuk Chrome Beta di Android

Teknologi Google WebVR API terbaru untuk Chrome Beta di Android

virtual Reality atau VR makin berkembang pesat dan populer, dan sekarang telah hadir untuk web. Kekuatan untuk Web sendiri, bahwa teknologi Web Chrome memungkinkan VR untuk bekerja pada seluruh browser perangkat keras, bisa diakses melalui satu klik. Ini memungkinkan pengembangkan VR bisa menjangkau pengguna lebih luas di beberapa jenis headset dengan aplikasi tunggal web. Berikut cara penggunaannya;

Menggunakan Chrome 56 untuk Andorid sekarang masih beta, dan pengembang bisa mendaftarkan diri untuk percobaan di percobaan awal yang memungkinkan WebVR API dan Ekstensi Gamepad API. WebVR API menyediakan kemampuan akses ke input maupun output dari perangkat VR seperti Daydream View. Ini juga menyediakan aksess untuk orientasi penggunaannya. Sehingga aplikasi web dapat dibuat adegan stereoscopic 3D ke layar headshet. Gamepad API menyediakan akses pengendali gerak seperti controller Daydream, dan memungkinkan iteraksi alami di VR.

Percobaan awal memungkinkan pengembang untuk mengaktifkan sementara fitur untuk semua pengguna chrome untuk mengunjungi situs mereka. WebVR API masih terus dikembangkan dan akan mengalami perubahan yang signifikan untuk semua bagiannya.  WebVR akan diperluas penggunaannya ke platform Google lainnya seperti desktop dan Google Karton pada siaran masa depan Chrome, dan masih akan terus mengawasi dan memperbaiki kinerjanya pada chrome v57.

Untuk seorang programmer yang ingin mempelajari bagaimana cara untuk memulai dan membuat aplikasi WebVR pertama anda, silahkan kunjungi Situs pengembang WebVR untuk tutorial dan contoh-contohnya. Bergabunglah dengan forumnya dengan memberikan feedback pada API atau tim pelaksana chrome dan bergabung pula dengan WebVR Channel Slack.

Nah demikian dulu untuk Informasi Teknologi Google WebVR API terbaru untuk Chrome Beta di Android. Anda juga bisa membaca artikel saya tentang Mesin Virtual Windows 10 sebagai penambah wawasan Anda seputar Teknologi Informasi dan KomunikasiLain kali akan saya tambahkan dengan artikel-artikel menarik lainnya, atau jika anda ingi artikel anda diterbitkan di blog Share Tikom saya ini, Anda bisa mengisi formulir dengan cara Click Kirim Artikel.

Tidak hanya itu kami juga berusaha memahami kekurangan blog Share Tikom saya yang belum mampu menyediakan Artikel-artikel yang tidak anda temukan dengan menyediakan link Request Artikel dengan begitu Saya setidaknya mampu mengobati kekecewaan Anda karena tidak menemukan Artikel yang Anda butuhkan di blog Share Tikom yang sederhana ini.


Jika Anda ingin diskusi lebih lanjut seputar Perkembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi saya telah menyediakan Forumnya dengan cara bergabung di Forum agar kita sama-sama mendapatkan manfaat terhadap perkembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi.

So Nanti saya akan lanjutkan lagi dengan berbagai macam artikel-artikel Up To Date yang tidak kalah menarik untuk menambah informasi Anda.

Sebelum anda memutuskan untuk menutup artikel Teknologi Google WebVR API terbaru untuk Chrome Beta di Android di blog ini, silahkan berikan masukannya di kolom komentar ya!!! Jika anda merasa artikel ini bermanfaat, jangan lupa untuk klik tombol share di bawah ini agar semua orang tahu.

Si Kembar Allo dan Duo, Aplikasi Pesan Instan Besutan Google

Si Kembar Allo dan Duo, Aplikasi Pesan Instan Besutan Google
Ilustrasi Aplikasi Google Allo dan Duo


Untuk pecinta android pastinya anda tidak pernah ketinggalan dong dengan aplikasi-aplikasi di dalamnya, jika anda belum update dapatkan duo aplikasi google ini.

Aplikasi Allo
Seperti yang dilansir dari Viva.co.id, bahwasanya google mengenalkan aplikasi messaging baru, Allo dan Perkenalan ini berlangsung dalam temu pengembang tahunan Google I/O di Mountain View, California, USA,

Google mengatakan Allo merupakan apliaksi pesan singkat yang dikususkan untuk perangkat mobile saja. dengan demikian aplikasi ini dengan bukanlah utuk mengganti aplikasi pendahulunya seperti Hangouts.

Google mengatakan Allo hadir dengan tampilan yang fresh dan dengan fitur baru dan sederhana. Antarmukanya bersih dan mudah untuk dipahami penggunanya. Beberapa fitur dan inovasi yang ada pada Allo dikatakan juga mirip pada aplikasi populer WhatsApp dan Messenger, mungkin itu alasan beberapa pengamat menyimpulkan bahwa Allo digadang-gadang sebagai salah satu pesaing WhatsApp.

"Ini memang benar-benar free mulai dari awal pembentukannya", kata dari Direktur Teknisi dan Produksi Komunikasi Google, Erik Kay, yang dikutip dari The Verge, Kamis 19 Mei 2016.

Untuk menggunakan Allo, Pengguna pertama kali masuk dengan nomor ponsel dan bisa terhubung dengan akun Google lainnya serta bsa menikmati berbagai fitur seperti indikator pngiriman, emotikon dan stiker yang dikustomisasi.

Saat pengguna mengirim foto, maka Allo akan menunjukkan pengguna bisa mencorat-coret foto tersebut dengan tampilan warna jika menginginkannya.

Untuk tampilan teks yang dikirim juga bisa diubahsuaikan dengan keinginan pengguna, apakah ingin teks diperbesar atau diperkecil. fitur ini dinamai WhisperShout.

Allo disebut-sebubt sebagai aplikasi pesan singkat yang pintar dalam membuat percakapan. Sebabnya Allo dihadirkan dengan menggunakan Knowladge Graph dari Platform asisten virtual baru Google yakni Google Asisstent. Dengan dibekali KG tersebut maka pengguna bisa mengakses dan bertanya kepada asisten virtual ini untuk mendapatkan informasi dan jawaban secara otomatis.

Jika pengguna merasa malas atau berada pada posisi sulit saat ingin membalas pesan pengguna lain, maka Allo akan bekerja, menganalisa gambaran dari percakapan pengguna dan menawarkan opsi balasan yang bisa dipertimbangkan oleh pengguna.

Google menekankan privasi pada aplikasi Allo. Semua pesannya terenkripsi. Allo juga mempunyai mode Incognito, yakni mengenkripsi pesan end to end. Selain itu, Allo juga punya fitur notifikasi private dan pesan yang usang atau lawas.

Aplikasi Duo
Aplikasi kedua yang diperkenalkan Google adalah Duo. Layanan ini berbasis aplikasi calling video one on one. Pada aplikasi ini, fitur yang diandalkan yakni Knock-knock, fitur ini memungkinkan pengguna sebuah preview video live dari pemanggil, sebelum pengguna memutuskan untuk mengangkat panggilan tersebut.

Google mengatakan Duo didesain untuk bekerja mulai dari koneksi internet yang kurang bagus sampai sinyal internent yang paling baik. Google juga menjamin penggunaan aplikasi ini bisa mulus dalam peralihan panggilan dari sleuler dan menggunakan koneksi internet.

Duo ditempatkan sebagai satu layanan yang mirip pada iMessage dan FaceTime yang sudah dahulu populer. Duo juga dirancang hanya untuk mobilephone dan berbasis nomor ponsel pengguna.

Google mengatakan Allo dan Duo segera tersedia di iOS dan Android pada musim panas nanti.

Nah demikian dulu untuk Informasi Si Kembar Allo dan Duo, Aplikasi Pesan Instan Besutan Google. Anda juga bisa membaca artikel saya tentang Teknologi Google WebVR API terbaru untuk Chrome Beta di Android sebagai penambah wawasan Anda seputar Teknologi Informasi dan KomunikasiLain kali akan saya tambahkan dengan artikel-artikel menarik lainnya, atau jika anda ingi artikel anda diterbitkan di blog Share Tikom saya ini, Anda bisa mengisi formulir dengan cara Click Kirim Artikel.

Tidak hanya itu kami juga berusaha memahami kekurangan blog Share Tikom saya yang belum mampu menyediakan Artikel-artikel yang tidak anda temukan dengan menyediakan link Request Artikel dengan begitu Saya setidaknya mampu mengobati kekecewaan Anda karena tidak menemukan Artikel yang Anda butuhkan di blog Share Tikom yang sederhana ini.


Jika Anda ingin diskusi lebih lanjut seputar Perkembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi saya telah menyediakan Forumnya dengan cara bergabung di Forum agar kita sama-sama mendapatkan manfaat terhadap perkembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi.

So Nanti saya akan lanjutkan lagi dengan berbagai macam artikel-artikel Up To Date yang tidak kalah menarik untuk menambah informasi Anda.

Sebelum anda memutuskan untuk menutup artikel Teknologi Google WebVR API terbaru untuk Chrome Beta di Android di blog ini, silahkan berikan masukannya di kolom komentar ya!!! Jika anda merasa artikel ini bermanfaat, jangan lupa untuk klik tombol share di bawah ini agar semua orang tahu.